Skip to main content

Posts

Showing posts with the label awal

PILU LAGI, YA ALLAH UBAHLAH INI ... Tolong...

Sendiri. Merasa sendiri. Lagi-lagi itu yang kutulis. Sebegitu kesepiankah diriku. Atau menyendiri itu hobby. Bukan kayanya. Keadaan yang mengkondisikanku mengurungku mengekangku dalam sembilu ini. Aku tak tahu.  Kadang saat kembali sinar cerah syukur di hati merekah. Kembali merasakan Yaa ALLAH, terimakasih semua ujian ini kuharap menjadikanku hebat nanti.  Tapi berkali-kali ku jatuh dalam jurang emosi meledak bak gunung meletus tapi memalukan. Oh yaa ALLAH, apakah aku ini. Pertanyaan apa itu. Harusnya ku bertanya bagaimana ku melewati ini semua.  Kadang terpikir, apakah ini simple. Hanya aku saja yang terlalu cengeng dan cemen. Ataukah seberuntung itukah aku menerima berbagai ujian pelatihan hidup ini. Memang hanya bisa pasrah. Apalagii.. Tak adapun yang memahami ini. Tak adapun yang tau. Atau mungkin tak mau tau.  Senyum ini telah begitu berat. Tapi palsu, itu mudah. Raga ini sudah semakin lemah. Pura-pura itu gampang. Oh, apa ini. Gak jelas kan....

Pesan Cinta

Jika kamu punya cinta maka cintailah ALLAH dahulu. Dia yang punya cinta dan menyediakan cinta. Jika kamu punya cinta dekati ALLAH yang kan menggerakkan cinta. Ketika kau dapatkan cinta ALLAH, dapati sebuah cinta yang tak ternilai yang kan kamu dapati. Percayalah pada Maha Cinta, karena cinta itu juga atas kehendaknya. Semua ini milikanya termasuk rasa cinta mu dan dia yang kamu cinta. Jika kamu menginginkan kebahagiaan atas itu, maka dekati DIA dulu yang punya cinta. Sunggguh tak akan rugi kau cintai DIA dahulu, karena cinta pada makhluk saja adalah sebuah fana. Dia yang menggengga cintamu dan cintanya untuk dipersatukan dalam cinta yang menentramkan. Percayalah sungguh Sang Maha Cinta tak kan meninggalkan hambanya dengan cinta karena ALLAH. Cintai karena ALLAH. Sayangi karena ALLAH. Terima karena ALLAH. Ikhlas pun karena ALLAH. @rumah SKH ~pagi Idul Fitri 1438 H ~ saat hati resah cinta baru yang gundah ~ 25-6-2017 ~ 05:45

Paksa Aku Introspeksi

Mereka bilang iya benar. Benar mereka bilang seperti itu. Hampir semua pernah bilang itu. Aku terlalu sensitif, mudah tersinggung, mudah marah, temperamental, baper, dan masih banyak lagi. Oh ALLAH, tamparan apa lagi sebetulnya ini. sebetulnya ini luar biasa. Dengan sadar aku kembali disadarkan akan kekuranganku. Aku pernah berdoa agar aku tidak pernah merugikan orang lain. Mungkin secara langsung iya benar. Akan tetapi sifatku yang itu jelas nyatanya menggangu mengusik batin mereka dan paling tidak persepsi mereka semua luar dalam tentang diriku. Aku tak tau mengapa bisa seperti ini. Selalu alasan yang tak masuk akal yang lagi dan lagi masih kugenggam. Tapi ini memang nyata. Ini memang harus disadari. Bahwa itu aku. Itu aku dimata mereka. Harusnya ku sadar. Aku sudah sadar. Aku tahu. Aku bahkan telah bersaha memperbaikinya. Dalam benak aku berharap dukungan dan bantuan untuk lebih mengerti aku. Apakah itu namanya memanjakan sifat buruk? Aku tak tahu. Oke memang aku pertama yang h...
Fatamorgana Lalu ketika hari lalu berganti jadi sendu sendu kah rasaku tidak tak sesempit sisi petak kau sungguh sungguh indah di mata fatamorgana ketika hari berganti berlalu   mampukah dimensi hati membagi kegalauan air mata mengalir mengalir menganak sungai sungai ku tak layaknya amazon liar lugas tak terkawal aku  dia  mereka dan para pengawal kosong tapi penuh laron bak peron bergumam berlalu berganti tak peduli tenang riang ikuti sinar terang ketika dan hanya ditemani seandainya Nur Rochman Fatoni 30/03/2014 – 22.35

BERTANGGUNG JAWAB MENJAGA SEMANGAT

Sekarang ya jelas berbeda dari yang dulu. Dulu seakan membuka gerbang beton berangka baja yang tlah lama kaku oleh waktu; sungguh beratnya tak terurai. Dulu memang itulah ketika harus memulai. sekarang bukan lagi memulai. Sekarang adalah tinggal menjalani. Bagai telah berada di ruas jalan tuk kesana. Semua tinggal aku kan berlari, berjalan atau kadang istirahat sejenak.  Tlah kumulai dan tlah berjalan kini. Ku yakin kan sampai pada akhirnya yang indah nanti. Allah telah menyiapkan yang harus kita raih. Terus berdoa, berusaha, dan tawakal. Jaga diri, jaga hati, jaga fikiran, jaga semangat.  Aku adalah aku, Independen itu perlu. @NR_fatoni Yk, Jan22.2014: 23.29