Skip to main content

Posts

Showing posts with the label prose
Fatamorgana Lalu ketika hari lalu berganti jadi sendu sendu kah rasaku tidak tak sesempit sisi petak kau sungguh sungguh indah di mata fatamorgana ketika hari berganti berlalu   mampukah dimensi hati membagi kegalauan air mata mengalir mengalir menganak sungai sungai ku tak layaknya amazon liar lugas tak terkawal aku  dia  mereka dan para pengawal kosong tapi penuh laron bak peron bergumam berlalu berganti tak peduli tenang riang ikuti sinar terang ketika dan hanya ditemani seandainya Nur Rochman Fatoni 30/03/2014 – 22.35

pada hari ini

        Mengajukan Kembali Proposal Masa Depan, Ketika Kegalauan Berkecamuk di Pikiran Ketika kita merasa kebingungan. Rencana memang perlu. Tapi memang bukan kita yang menentukan. Waktu memang berjalan dengan tajam dan lugas. waktu tidak berjalan cepat sebetulnya. Hanya kita yang terkadang menghentikan atupun mengistirahatkan hak dan kewajiban diri. Ada yang bilang karena malas, bisa jadi, tapi semua hal ini, inilah kehidupan.  Ketika kita memilih sesuatu untuk difokuskan. Dan sekedar mengistirahatkan sesuatu yang lain. Apakah ini kesalahan? Apakah ini sebuah penundaan pada yang lain. Kata orang memang harus fokus pada 1 hal dulu, agar itu bisa berhasil dan sesuai yang diharpakan. Tapi sebetulnya jika dipikirkan lagi itu sedikit banyak membiarkan hal yang kita istirahtkan terselesaikan tertunda keberhasilannya. itu pilihan memang. Akan tetapi, rencana milik kita dan hasil milikNYA. Apa yang kita rencanakan terkadang tidak sesuai. Bukan tidak sesuai, tapi...