Skip to main content

Posts

Showing posts with the label life

Apa telah melampaui batas?

Ya bingung. sedang terjadi apa pada diriku. pendidikan tinggi master terasa membingungkan. nyatanya memang banyak yang telah bisa melewatinya. Nyatanya memang drama masing-masing berbeda. Akan tetapi cerminan perasaan dan bayangan saat skolah sarjanan dulu sangat berbeda ku rasa. Salahkah aku menyamakan diriku dan perasaan pun juga pemikiran dengan dahulu pada sekarang. tapi bukankah ini sama-sama perjuangan mengerjakan karya akhir syarat lulus. Sunggu tak menyangka sekarang begini ceritanya. Mungkin orang lain tak merasa. Tapi sungguh ku saat ini merana sendiri.  Ya ALLAH tolong hamba. Salahkah hamba memulai ini atau salahkah hamba berbuat yang berakibat pada ini. Sungguh ini kenyataan yang sulit diterima.  Nyatanya aku sendiri kesulitan menyelesaikan karya ini. Bahka untuk menyambungkan sebuh pola fikir di dalamnya pun aku seakan kebingungan.  Ingin ku berdamai dengan waktu, berdamai dengan bahasa asing, berdama dengan rasa kantuk dan malas yang menggero...

Paksa Aku Introspeksi

Mereka bilang iya benar. Benar mereka bilang seperti itu. Hampir semua pernah bilang itu. Aku terlalu sensitif, mudah tersinggung, mudah marah, temperamental, baper, dan masih banyak lagi. Oh ALLAH, tamparan apa lagi sebetulnya ini. sebetulnya ini luar biasa. Dengan sadar aku kembali disadarkan akan kekuranganku. Aku pernah berdoa agar aku tidak pernah merugikan orang lain. Mungkin secara langsung iya benar. Akan tetapi sifatku yang itu jelas nyatanya menggangu mengusik batin mereka dan paling tidak persepsi mereka semua luar dalam tentang diriku. Aku tak tau mengapa bisa seperti ini. Selalu alasan yang tak masuk akal yang lagi dan lagi masih kugenggam. Tapi ini memang nyata. Ini memang harus disadari. Bahwa itu aku. Itu aku dimata mereka. Harusnya ku sadar. Aku sudah sadar. Aku tahu. Aku bahkan telah bersaha memperbaikinya. Dalam benak aku berharap dukungan dan bantuan untuk lebih mengerti aku. Apakah itu namanya memanjakan sifat buruk? Aku tak tahu. Oke memang aku pertama yang h...
30 Paspor di Kelas Sang Professor,   Itu salah satu judul buku yang baru saja buka. beberapa halaman saja yang sempat saya baca. keburu ada customer dan keburu dilihat para SA dan security dan yang lainnya malah baca di area jual.  Yang masuk dalam pikiran saya adalah to be open mided itu penting memang sekarang. Di buku tersebut penulis sebagai dosen menyebutkan tugas pertama yang dia berikan kepada mhasiswanya adalah membuat pasport. Kenapa? Pasport adalah salah satu pintu gerbang atau legalisator kita untuk berhubungan di dunia luar dengan cara yang lebih nyata.  Terus ketika sudah punya paspor, bagaimana keluar negerinya. jangan tanyakan uang. itu jawabanya. Pertanyaan tentang uang hanya akan menghalangimu untuk mendapatkan apapun yang ingin dicapai.  Selalu ada cara. Ketika pasport ada, kita akan terotomatisasi untuk mencari jalan untuk menggunakan pasportnya. Sponsor, cari tiket dan harga hotel termurah, jasa mencuci piring direstoran ketika tidak a...
it's our life Sangat mudah memang untuk merencanakan sesuatu. It's like a nice beginning. Ketika kumulai berencana, semua terlihat mudah dan indah dalam bayanganku. Memang tidak ada yang salah untuk membayangkan, memimpikan dan merencanakan. There is no mistake to plan and to dream.  Tapi memang benar kata orang bijak,"Hasil ditangan Tuhan, usaha ditangan kita, manusia". Tidak ada maksud untuk menyalahkan keputusan Tuhan. Tidak. Ini murni salahku. Kesalahanku. It's my bad. Aku tak konsisten menjaga mimpi dan rencanaku dulu in a good sequence of my actions and excecutions. Semua sama, yang seharusnya berbeda, tapi sampai saat ini sama. Harusnya aku bisa belajar. Takkan kubiarkan semua itu terbang, dan berlanjut seakan menjadi biasa, biasa dengan kesalahan itu. It should be changed. Saya sadar, saya tahu, dan saya ingin, namun susah memang.  Ini memang hidup, and It's all in my life and also others actually. Usaha masih ditanganku. Percayaku adala...