Skip to main content

Posts

Showing posts with the label perjuangan

Apa telah melampaui batas?

Ya bingung. sedang terjadi apa pada diriku. pendidikan tinggi master terasa membingungkan. nyatanya memang banyak yang telah bisa melewatinya. Nyatanya memang drama masing-masing berbeda. Akan tetapi cerminan perasaan dan bayangan saat skolah sarjanan dulu sangat berbeda ku rasa. Salahkah aku menyamakan diriku dan perasaan pun juga pemikiran dengan dahulu pada sekarang. tapi bukankah ini sama-sama perjuangan mengerjakan karya akhir syarat lulus. Sunggu tak menyangka sekarang begini ceritanya. Mungkin orang lain tak merasa. Tapi sungguh ku saat ini merana sendiri.  Ya ALLAH tolong hamba. Salahkah hamba memulai ini atau salahkah hamba berbuat yang berakibat pada ini. Sungguh ini kenyataan yang sulit diterima.  Nyatanya aku sendiri kesulitan menyelesaikan karya ini. Bahka untuk menyambungkan sebuh pola fikir di dalamnya pun aku seakan kebingungan.  Ingin ku berdamai dengan waktu, berdamai dengan bahasa asing, berdama dengan rasa kantuk dan malas yang menggero...

NAFAS SENJA

Menghela nafas Mengeja kata Bersama diantara kata Menyimpan sepi Sudahkah Menyadari sebuah sebab dan akibat Kita seperti binasa dalam senja Hilang timbul tapi tak mau lari Engkau ada Aku ada Engkau menjauhi sisi yang lain  Aku mencari sisi yang lain Berubah Tak menyangka Tapi kini seperti menunggu Mati 11/04/2017 Kampus Pascasarjana UNS R.1302 Lt.3 sepi hati ingin pergi 10.52 di kelas mereka bercanda
30 Paspor di Kelas Sang Professor,   Itu salah satu judul buku yang baru saja buka. beberapa halaman saja yang sempat saya baca. keburu ada customer dan keburu dilihat para SA dan security dan yang lainnya malah baca di area jual.  Yang masuk dalam pikiran saya adalah to be open mided itu penting memang sekarang. Di buku tersebut penulis sebagai dosen menyebutkan tugas pertama yang dia berikan kepada mhasiswanya adalah membuat pasport. Kenapa? Pasport adalah salah satu pintu gerbang atau legalisator kita untuk berhubungan di dunia luar dengan cara yang lebih nyata.  Terus ketika sudah punya paspor, bagaimana keluar negerinya. jangan tanyakan uang. itu jawabanya. Pertanyaan tentang uang hanya akan menghalangimu untuk mendapatkan apapun yang ingin dicapai.  Selalu ada cara. Ketika pasport ada, kita akan terotomatisasi untuk mencari jalan untuk menggunakan pasportnya. Sponsor, cari tiket dan harga hotel termurah, jasa mencuci piring direstoran ketika tidak a...

BERTANGGUNG JAWAB MENJAGA SEMANGAT

Sekarang ya jelas berbeda dari yang dulu. Dulu seakan membuka gerbang beton berangka baja yang tlah lama kaku oleh waktu; sungguh beratnya tak terurai. Dulu memang itulah ketika harus memulai. sekarang bukan lagi memulai. Sekarang adalah tinggal menjalani. Bagai telah berada di ruas jalan tuk kesana. Semua tinggal aku kan berlari, berjalan atau kadang istirahat sejenak.  Tlah kumulai dan tlah berjalan kini. Ku yakin kan sampai pada akhirnya yang indah nanti. Allah telah menyiapkan yang harus kita raih. Terus berdoa, berusaha, dan tawakal. Jaga diri, jaga hati, jaga fikiran, jaga semangat.  Aku adalah aku, Independen itu perlu. @NR_fatoni Yk, Jan22.2014: 23.29